Startup Lokal: Tantangan Membangun Bisnis


ide bisnis

Istilah “startup” sedang ngetop dan sering muncul pada artikel-artikel dengan topik teknologi, bisnis, maupun entrepreneur. Iseng mencari arti kata ‘StartUp Lokal’ di Google menemukan sebagai berikut :

  1. (Unknown):
    Startup Lokal adalah perusahaan baru yang biasanya bergerak di bidang teknologi informasi dan menggunakan media internet sebagai platform nya. Perusahaan ini menghasilkan produk-produk digital (seperti aplikasi web atau layanan melalui website)
  2. Dari definisi yang tercantum di Facebook page StartupLokal:
    A startup company or startup is a company with a limited operating history. These companies, generally newly created, are in a phase of development and research for markets.
  3. Ronald Widha dari TemanMacet.com:
    Startup = perusahaan baru, lokal = dalam konteks ini lokal di Indonesia.
    Aku rasa deifnisinya ga harus perusahaan web dan ga harus high tech, ga harus produk, boleh jasa. tapi konotasinya di asosiasikan sama the new economy. grass root movement. ga ngandelin perusahaan gede doank.
  4. Arham Haryadi dari Road-Entrepreneur.com:
    StartUp Lokal itu Corporate IT baru yang masih dalam tahap awal

Sebetulnya masih banyak lagi yang mencoba memberikan definisi dan makna kata ‘StartUp’ khususon ke kata ‘StartUp Lokal’ dan Saya sendiri lebih senang memakai arti kata yang ini :

Startup adalah usaha atau perusahaan yang belum lama beroperasi. Usaha atau perusahaan ini baru didirikan dan berada dalam fase awal untuk berkembang.

Jadi Saya menganggap bahwa istilah startup bisa digunakan untuk perusahaan non-IT. Tetapi yang terjadi di masyarakat, startup akan dibayangkan sebagai perusahaan digital atau perusahaan IT.

Istilah startup menjadi populer pada era “dot-com bubble” yang terjadi pada tahun 1995-2000, karena pada masa tersebut di US banyak bermunculan perusahaan berbasis internet. Di US, Sillikon Valley dan Chicago adalah rumahnya para startup.

Contoh startup yang sudah jadi perusahaan besar:

  1. Kaskus
    Pada tahun awal berdirinya kaskus bisa disebut startup, artinya usaha yang baru didirikan dan akan berkembang. Saat itu Kaskus belum menjadi perusahaan besar, belum punya kantor dan pegawai seperti sekarang ini.
  2. Facebook
    Film The Social Network menggambarkan lika-liku perjalanan Mark Zuckerberg membangun facebook. Pada mulanya facebook adalah startup yang cuma dijalankan oleh beberapa orang, dengan tempat dan modal yang tidak besar.

Kembali ke definisi yang sudah saya beri warna merah. StartUp Lokal bisa berwujud apa saja, Tidak terbatas perusahaan IT dan web. Jadi jika saat ini ada seseorang yang sedang merintis karir berjualan ‘gorengan’ (pisang goreng, tempe dan tahu goreng) dalam bentuk baru ya itu bisa saya katakan sebagai startup. Inovasi menjadi penting dalam membangun sebuah bisnis baru!

Pertanyaan selanjutnya adalah ‘Pilih Dirikan – Bekerja di Startup atau Kerja di Perusahaan Besar?’

Pertanyaan tersebut bisa jadi menjadi pertanyaan klasik, dalam arti sering ditanyakan pada Anda, sebagai pelaku startup, developer atau mahasiswa yang sedang bersiap menyelesaikan masa studi. Mana yang menjadi pilihan, mendirikan atau bekerja di startup (perusahaan baru) atau bekerja di perusahaan besar yang sudah established?

Masalah modal, pengalaman dan stigma juga bisa menjadi hambatan, bahwa membuat usaha atau bekerja di startup mempunyai masa depan yang lebih tidak aman dari bekerja di perusahaan mapan/besar.

Iming-iming fasilitas juga menjadi salah satu strategi bagi perusahaan besar/mapan dalam merekrut orang terbaik untuk bekerja bersama mereka. Michael Smith dari Yahoo! juga secara jujur mengatakan bahwa berbagai fasilitas, selain gaji, seperti suasana kerja yang kreatif, alat permainan, dan lain sebagainya menjadi daya tarik dalam mendapatkan pekerja potensial.

Namun jika dilihat dari sisi lain perusahaan besar atau mapan juga memberikan manfaat berupa pengalaman, mereka yang ingin mendirikan startup bisa menimba pengalaman bekerja di perusahaan besar sebelum mendirikan atau bekerja di startup.

Mendirikan startup, sebagai usaha baru memang tidak semudah yang dibayangkan. Jangan terlena dengan entry barrier yang mudah, startup adalah sebuah bisnis yang perlu strategi untuk bertahan, meskipun strateginya untuk exit.

Lalu, apa yang sudah saya kerjakan?

Jujur, saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan dengan posisi sebagai marketing. Tugas saya ya mencoba menawarkan produk ke beberapa konsumen baik instansi, perusahaan maupun individu. Saya harus ngamen menyusuri jalanan ibukota agar barang dagangan saya laku terjual. Banyak suka duka menjadi sales lhoo …

Perusahaan saya cukup memberikan gaji, tunjangan dan bonus sehingga kehidupan saya dan keluarga bisa terjamin. Disini saya mencari posisi aman dahulu buat kelangsungan hidup di Jakarta. Tetapi saya juga sedang merintis bisnis sendiri karena bekerja di perusahaan swasta tidak ada uang pensiun sedangkan kehidupan masih terus berjalan setelah masa kerja saya di perusahaan ini selesai dan terkena aturan pensiun karena umur. Selain itu dengan bekerja pada orang lain, saya mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat.

Saya adalah salah satu orang yang terkena efek “dot-com bubble”. Saat ini saya mengelola web dan blog. Beberapa ada yang mati, hidup enggan mati segan dan ada yang lumayan sehat untuk memberikan sedikit tambahan uang belanja dapur keluarga. Katakanlah saya adalah seorang ‘StartUp Blogger

Saya juga mengalami jatuh bangun berbisnis di dunia nyata. Ini saya kerjakan karena pendapatan dari dunia online belum bisa diharapkan setiap bulannya. Bisnis offline yang bisa memberikan uang rutin.

Saya mendapatkan untung sekian dan rugi sekian. Tetapi Insya Allah saya tidak akan menyerah walaupun banyak tantangan dalam membangun bisnis sendiri karena saya berharap bisa memberikan ‘sesuatu’ kepada anak, isteri dan keluarga. Persaingan hidup ke depan akan semakin berat sehingga apabila anak saya belum menemukan pekerjaan yang cocok ya dia bisa belajar mengelola bisnis yang telah saya rintis mulai sekarang.

*waduh, kok postingan ini menjadi edisi curhat ya? Hehehe🙂

Referensi :
http://www.teknojurnal.com/2010/02/25/apa-itu-startup-lokal/
http://dailysocial.net/2011/06/24/pilih-dirikan-bekerja-di-startup-atau-kerja-di-perusahaan-besar/

3 thoughts on “Startup Lokal: Tantangan Membangun Bisnis

  1. Postingan penuh optimisme dan menggambarkan keuletan dlm sebuah perjuangan…semoga akang dapat mempunyai semangat yang sama dlm menjalani masa depan. Terima kasih atas inspirasinya!!!

    ahh, akang bikin malu aja …

  2. Pingback: Proyek Ngeblog Bareng Niche Wisata « NegeriBocah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s