Ketupat Sayur dan Nasi Uduk


Saya menulis posting ini via hp Nokia C3 setelah selesai makan di Warung Tenda di daerah Pos Pengumben, Jakarta.

Walaupun pada spanduk bertuliskan Warung Betawi, sedia Ketupat Sayur dan Nasi Uduk, eh, ternyata si penjual asli Pekalongan, Jawa Tengah.

Dengan logat bahasa yang ngapak-ngapak, si penjual ngomong kalau dia menyiapkan menu Ketupat Sayur sekitar 100 porsi dan Nasi Uduk sekitar 70 porsi. Menu lauknya cukup komplit. Ada Semur Jengkol, Gule Babat, Telur, Tahu Tempu, Gorengan dan lain-lain.

Katanya, dia bisa mengantongi omset minimal Rp. 1.500.000/ hari. Wow! Sebuah angka yang cukup lumayan ya?

Ternyata pekerja di sektor informal juga bisa berpendapatan gede. Semua kembali kepada diri kita, mau memilih jadi pegawai / karyawan atau memilih jadi wirausaha mandiri? Dunia bisnis enterpreneur masih terbuka lebar bagi kita yang mau berusaha dan berdoa agar mendapat ridhoNya.
Warung Tenda dengan menu sederhana juga sebuah peluang usaha yang layak dipertimbangkan.

Oya, si penjual cuma lulusan SMA.
SALUTE!

One thought on “Ketupat Sayur dan Nasi Uduk

  1. Pingback: Mesin Posting Artikel Otomatis di Wordpress | negeribocah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s