ibu hamil
ibu hamil

Banyak Konsumsi Junkfood Saat Hamil Pengaruhi Kecerdasan Janin

Jakarta – Wanita hamil jauh lebih rentan stres dan beralih ke junk food. Hal ini tidak hanya berpengaruh pada risiko obesitas tapi juga kecerdasan anak nantinya. Karena kandungan lemak dan zat lainnya berpengaruh pada otak bayi.

Tim peneliti dari King’s College London dan Kanada meneliti 6.979 wanita dan anak mereka yang menjadi bagian Avon Longitudinal Study of Parents and Children di Inggris. Partisipan mengalami gejala depresi pada masa kehamilan 18 minggu dan saat anak mereka berusia33 bulan.

Dilansir dalam Fox News (10/10/2013) mereka diminta untuk menyelesaikan kuisioner makanan untuk menilai kebiasaan makanan saat usia kehamilan 32 minggu dan saat anak mereka berusia 47 bulan. Fungsi kognitif anak dinilai saat mereka berusia delapan tahun menggunakan tes performa IQ dan verbal IQ.

Wanita yang mempunyai gejala depresi lebih cenderung mengonsumsi makanan junk food seperti makanan kemasan, pie daging, kentang goreng, dan biskuit yang kaya akan lemak trans. Faktor ini ternyata terhubung dengan anak mereka yang daya kerja otaknya tidak sekuat wanita hamil dengan kebiasaan makanan sehat.

Tim peneliti juga melihat faktor yang mempengaruhi depresi seperti gaya hidup, hamil saat remaja, dan rendahnya edukasi tentang kehamilan. Bahkan wanita hamil yang sering makan makanan sehat seperti ikan, kacang, dan sayur tapi mengalami gejala depresi, lebih berisiko mempunyai anak dengan nilai IQ lebih rendah dari wanita hamil yang makan junk food.

“Studi ini menyediakan bukti bahwa gejal depresi pada wanita saat hamil terhubung dengan meningkatnya pola makan yang tidak sehat dan penurunan pola makan sehat yang terkait dengan penurunan fungsi kognitif anak,” Dr Edward Barker selaku kepala peneliti dari King’s College London. Studi ini diterbitkan di British Journal of Psychiatry.

Advertisements