Berita negeri ini diisi oleh gosip artis, kekalahan tim nasional dan kasus korupsi di kalangan pejabat dan wakil rakyat yang (katanya) terhormat.

Yang paling membuat emosi jiwa adalah tingkah polah pejabat dan wakil rakyat negeri ini. Pandai betul mereka bermanuver dan memutar balikkan fakta seolah-olah kita, rakyat negeri ini, adalah sekelompok manusia bodoh yang mudah ditipu dan diperdaya tanpa bisa menggunakan logika yang sehat.

Berita-berita ini menurunkan semangat dan membuat bad mood aja karena sementara kita harus bekerja keras membanting tulang untuk mencari nafkah dan bertahan hidup di negeri ini, eh, mereka asyik korupsi berjamaah dan menggalang kekuatan untuk mengamankan diri sendiri, keluarga dan partai politik kroni nya dengan menjual nama rakyat.

Berita itu buruk untuk negeri ini dan tersebar luas di media cetak, elektronik dan dunia maya.

Apakah kita harus selalu dijejali berita buruk itu? Mengetahui dan tidak mengetahui membawa akibat yang mungkin juga buruk bagi kita.

Saat mengetahui (mungkin) kita merasa patah semangat dan putus asa pada negeri ini, tetapi jika kita tidak mengetahui berita itu maka kita akan menjadi kuper, ketinggalan jaman dan hidup bagai katak di dalam tempurung. Sungguh buah simalakama yang merepotkan.

Anda pilih yang mana?

Advertisements