Suka Duka Seorang Sales


NEGERI BOCAH – Apa cita-citamu saat besar nanti? Apa pekerjaan idamanmu? …

Tentu banyak yang memilih menjadi Dokter, Insinyur, Tentara, Polisi, Pegawai Bank, PNS, dll tetapi jarang (bahkan tidak ada) yang bercita-cita jadi seorang SALESMAN.
Dan aku yakin banyak yang akan mencibir, ‘Wuiihhh, kerja kok jadi sales.  Apa enaknya? Kemana-mana njinjing tas koper, baju lengan panjang warna putih, celana kain item, sepatu resmi kayak mau kondangan dan atribut andalannya enggak pernah ketinggalan … DASI!!!’ (dasi panjang atau dasi kupu-kupu ya? :p)

Biasanya orang bekerja sebagai sales karena TERJEBAK kagak ada pekerjaan yang lain lagi. Jarang banget yang memang panggilan hati nurani dari lubuk yang paling dalam. Contohnya ya aku ini. Hehehe
Dulu sih waktu kecil bercita-cita seperti yang tersebut di atas itu. Padahal kalau dipikir, emang anak kecil tau arti dari profesi itu? Aku yakin jawabannya, KAGAK TAUK!
Lalu kenapa punya cita-cita seperti itu? Aku yakin karena katanya si ini, katanya si itu, dan (yang pasti) kata orang tua kalau pekerjaan model itu yang menjanjikan untuk masa depan.

Emangnya kerjaan sales tidak menjanjikan?
Wuih, kata siapa? Belum tauk dia!

Asal tau saja, kerjaan sales itu enak dan penuh suka lhoo. Silahkan baca yang ini :

1. Kita bebas mengatur waktu kerja kita 

SALES = SALE = JUAL … Jadi ya tugas sales adalah jualan produk dari perusahaan tempatnya bernaung. Kalau kagak bisa jualan ya mending cari kerjaan yang lain deh. Nah, cara dan sistem jualan ya beda-beda tiap orang walau ada konsep dasar yang disepakati bersama dalam perusahaan.
Anda mau kerja atau mau tidur ya terserah anda! Yang penting target anda bisa tercapai. Pokoknya: JUALAN … JUALAN … JUALAN …
Mau jualan pagi hari, siang hari, sore hari atau malam hari ya terserah anda. Pada suatu ketika, percayalah, seorang sales akan menemukan rumus dan pasar pembelinya sendiri untuk jualan. Dan aku penganut teori ini.

2. Pendapatan (take home pay) nya bisa gede dan bisa kecil

Pendapatan sales (biasanya) terdiri dari GAPOK (gaji pokok), uang makan, uang transport, tunjangan (kalau dah punya jabatan) …
Wah, kok sama kayak pegawai yang lain ya?
Tentu saja beda! Sales mendapatkan komisi, intensif, uang prestasi, bonus dll
Wah, enak dong!
Enak kalau bisa jualan, kalau kagak bisa jualan ya nombok karena seorang sales harus selalu mobile / muter-muter keliling kota ngukur jalan untuk mendapatkan konsumen yang mau membeli produknya. Dan di jalan itu banyak pengeluarannya lhoo. Misalnya bayar parkir kendaraan, jajan, minum dll.
Nah kalau bisa jualan itu baru enak. Uangnya buanyak, coy!
Anda pengin gaji gede apa tidak?

3. Sales banyak teman

Ya iya lah. Misalkan, minimal perusahaan mewajibkan sales harus bertemu minimal 5 orang yang calon konsumen per hari, maka kenalannya akan nambah 5 orang x 25 hari = 125 orang / bulan. Berapa kenalannya dalam 1 tahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun? BANYAK!!! Capek ngitungnya.
Lalu, apakah semua klien itu bisa jadi konsumen? TIDAK! Tapi kalau minimal ada 10% yang jadi konsumen kan lumayan juga. Iya kan?

4. Sales adalah jalan untuk menuju Entrepreneur / Pebisnis

Betul. Sales akan menemukan banyak peluang baru saat keliling ngamen dari pintu ke pintu. Seorang sales berjiwa petualang yang baik dan benar akan mencari, menghitung, membandingkan dan menghitung untung rugi sebelum memutuskan keluar dari perusahaan untuk selanjutnya membangun perusahaan-nya sendiri. Jiwa dan semangat menjualnya sudah terasah di lapangan, itung-itung belajar tapi digaji oleh perusahaan.
Banyak perusahaan baru yang dimiliki oleh bekas sales, tetapi banyak pula sales yang terjebak di sebuah perusahaan sampai tua dan pensiun karena tidak punya cukup nyali keluar dari zona aman dari digaji menjadi mencari uang sendiri.

5. Sales itu pantang menyerah

Iya! Seorang sales yang loyo dan mudah mengeluh ya kelaut aje deh. Sugestikan diri untuk selalu mendapat order transaksi penjualan. Sugestikan diri untuk berpikir ‘ENGGAK JUALAN ARTINYA BESOK HARUS PUASA KARENA ENGGAK PUNYA DUIT’ … Hehehe. Sadis ya?

6. Sales itu jujur

Seharusnya memang begitu karena pekerjaan sales itu adalah pekerjaan jangka panjang. Sales akan mencari langganan agar terjadi repeat order rutin.
Jika sales mampu mendapat min 5 klien/ bulan maka dalam 1 tahun akan mendapatkan 5 x 12 bulan = 60 klien /tahun, maka di tahun ke-2 si sales tinggal memanen hasilnya. Duduk manis merawat dan menjaga agar klien tidak pindah ke lain hati ke pedagang di warung sebelah.
Jangan pernah menjadi SALES PENIPU karena klien akan menyebarkan dari mulut ke mulut dan akhirnya jalan rejeki anda akan tertutup.

7. ………………..

8. ………………..

9. ………………..

Lalu apa duka nya menjadi seorang sales?
Kagak ada! Mungkin untuk sales pendatang baru sih masih harus babat alas, kerja mati-matian, tetapi ya itu wajar. Agar menjadi seperti kita sekarang ini yang bisa berjalan dan berlari ya harus melewati proses merangkak dulu waktu bayi. Ya sales harus mau merangkak untuk mencapai sukses!
Sales jangan pernah berpikiran duka, anggap saja bahwa hari ini indah maka hidup ini juga akan indah

Eh, bang … Itu kok no 7, no 8, no 9, masih kosong? Apa dong?
Mau tau isinya? Kontak aja disini. Aku layani konsultasi pribadi dengan tarif ekonomis. Hehehe

JANGAN ASAL COPY-PASTE karena BLOG JUGA ADALAH HASIL KARYA CIPTA. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

12 thoughts on “Suka Duka Seorang Sales

  1. Pingback: Kacamata Sales | negeribocah

  2. Aku dulu juga berfikir kerja kantoran, tapi semenjak berpindah dunia Marketing dan Sales maka sekarang berfikir jadi pengusaha bukan karyawan. Target yang harus dikejar besar tapi buat perusahaan, skr mikir gimana kejar target besar tapi buat usaha pribadi? capeknya sama kok… hehehe…. #be entrepreneur….

  3. Pingback: Salesman : Think like an entrepreneur | negeribocah

  4. Pingback: Rahasia, Cerita Dewasa, Anak SMA | negeribocah

  5. Pingback: Dimana Rejeki Kita? | negeribocah

  6. Pingback: buka kartu: 10 hal tentang saya | negeribocah

  7. Pingback: Startup Lokal: Tantangan Membangun Bisnis | negeribocah

  8. Sebenarnya setiap orang sudah punya kemampuan menjual ex : kita mau nawarin makan atau minum keorang kalau orang itu setuju berarti kita ada bakat ke ke ke ngakak.com maklum namanya aja bocah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s