Fatwa


Akhirnya, keluar FATWA HARAM MUI yang berkaitan dengan BENSIN BERSUBSIDI.

Heboh? Saya pikir kok biasa saja.
Kira-kira, kemana arah dan tujuan fatwa itu dikeluarkan ya?

Sungguh … saya masih menunggu keluarnya fatwa sebagai berikut:

  1. Fatwa Haram untuk korupsi, kolusi dan nepotisme
  2. Fatwa Haram untuk rangkap jabatan sebagai pejabat tinggi negara dan ketua partai politik
  3. Fatwa Haram untuk pemimpin yang tidak pro rakyat
  4. Fatwa Haram untuk obrak janji selama proses pemilu dan pilkada
  5. Fatwa Haram untuk melindungi koruptor yang kabur dari hukuman
  6. Fatwa Haram untuk ……………… apa lagi ya?

Bagaimana menurut anda?

FATWA ADALAH PESANAN Orang atau lembaga yang memberi fatwa itu disebut Mufti. Seorang Mufti akan mengeluarkan fatwa apabila diminta oleh umat karena bingung atas permasalahan krusial yang menyangkut hukum agama.

Menurut Gus Mus, Fatwa juga hanya mengikat ‘bagi yang meminta fatwa”. Mengacu kepada kaidah itu, maka kalau fatwa BBM itu jelas “orderan Pemerintah”. Jadi hanya mengikat bagi seluruh unsur dalam Pemerintahan: Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, Camat, Lurah, serta seluruh jajaran birokrasi (PNS).

copas dari Anab Afifi – Founder di Bostonprice Asia

3 thoughts on “Fatwa

  1. Assalamu’alaikum . . .
    Maaf sebelumnya. Saya habis berkunjung ke blog sahabat, disana ada yang benar-benar membuat saya tercengang. ini masih ada kaitannya dengan fatwa haram. silahkan kunjungi ………………….
    sekali lagi maaf, bukan promosi, hanya ingin berbagi.

    *maaf link saya hapus

  2. Pingback: Fatwa BBM : Larang Orang Kaya Beli Bahan Bakar Bersubsidi | negeribocah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s