jump to navigation

Dua Orang Ditangkap KPK di Rumah Bupati Karawang July 18, 2014

Posted by admin in Berita.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Juru bicara Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Johan Budi

Dua Orang Ditangkap KPK di Rumah Bupati Karawang
Operasi Tangkap Tangan KPK

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim penyidik KPK mengamankan lima orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak pidana penyuapan di dua tempat wilayah Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (17/7/2014) petang.

Dua orang diamankan dari rumah Bupati Karawang Ade Swara dan tiga orang lainnya diamankan di tempat terpisah. Seorang yang diamankan di rumah sang bupati adalah saudara dari Ade Swara.

“Ada dua yang di rumah Bupati Karawang, diantaranya saudara Bupati Karawang, di tempat lain ada tiga orang,” kata juru bicara KPK, Johan Budi, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (18/4/2014) dini hari.

Pantauan Tribunnews.com, kelima orang yang diamankan dari OTT tersebut sudah digiring penyidik ke dalam Gedung KPK pada Jumat (18/7/2014) sekitar pukul 00.05 WIB. Tiga orang di antaranya adalah perempuan.

Selain kelima orang tersebut, tim KPK mengamankan uang miliaran rupiah dalam bentuk Dollar AS. “Kalau dirupiahkan itu miliaran rupiah,” jelas Johan.

Lukisan Karya Gajah Dijual Rp 26 Juta July 1, 2014

Posted by negeribocah in Budaya.
Tags: , , , , , , , , ,
add a comment
gajah pelukis di Chiang Mai, Thailand

gajah pelukis di Chiang Mai, Thailand

Jakarta – Masih ingatkah dengan gajah-gajah yang berprofesi sebagai pelukis di Chiang Mai, Thailand? Keahlian mereka yang dilatih di pusat konservasi mampu menakjubkan para pecinta seni dunia.

Kini, tinggal tujuh gajah pelukis yang masih tinggal di sana dan menciptakan lukisan-lukisan abstrak warna-warni. Di sana, setiap gajah diberikan sebuah koper yang berisi perlengkapan melukis seperti kuas, cat warna, dan kanvas.

Para pelukis gajah ini diajari oleh pelukis asal China sembilan tahun lalu. Selama proses pelatihan tersebut, mereka perlahan menjadi handal dalam melukis impresionisme dan abstrak.

Ketika membuat karya, gajah dipandu oleh seorang pelatih dengan memberikan petunjuk menggosok telinganya dengan cara tertentu. Kebanyakan warna-warna primer yang digunakan. “Di balai lelang, lukisan tersebut dijual bisa mencapai hargai Rp 26 juta,” ujar seorang pelatih seperti dikutip dari situsnya, Selasa (1/7/2014).

Seorang fotografer yang mengikuti pelatihan mereka, Olivier Blaise mengatakan kelincahan dan sensitivitas belalainya adalah alat yang sempurna untuk melukis.

“Mereka hanya menggunakan belalainya seperti sebuah kuas,” ungkapnya.

Sedangkan teknik pewarnaan dari kanvas asalah cat warna yang disemprotkan. Mayoritas lebar lukisannya yakni 120 sentimeter. Tadinya dari puluhan gajah yang dilatih, sekarang hanya tinggal sekitar 10 gajah di Thailand.

Relawan Jakarta Baru Ganti Nama Jadi Laskar Biji Kopi June 27, 2014

Posted by negeribocah in Berita.
Tags: , , , , , , , , , , ,
add a comment

Dukung Jokowi-JK, Relawan Jakarta Baru Ganti Nama Jadi Laskar Biji Kopi
Ryan Samutra – detikNews

Laskar Biji Kopi

Laskar Biji Kopi

Jakarta – Saat pemilihan kepala daerah Jakarta 2012 lalu, relawan Jakarta Baru menjadi salah satu tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Relawan ini dikabarkan sempat kecewa dengan majunya Jokowi sebagai calon presiden 2014. Namun hari ini sekitar 200 perwakilan dari 15 ribu Relawan Jakarta Baru mendeklarasikan dukungan untuk capres dan cawapres Jokowi-Jusuf Kalla.

Hadir dalam deklarasi itu koordinator kelurahan dari seluruh Jakarta. Nama relawan Jakarta Baru berubah menjadi ‘Laskar Biji Kopi’ yang merupakan akronim dari ‘Laskar Barisan Jiwa Kotak Kotak Putih’.

Koordinator Pusat Laskar Biji Kopi Yustian FM mengatakan, deklarasi hari ini dilakukan untuk menjawab isu yang mengatakan bahwa Jokowi ditinggalkan relawannya.

“Setelah berkumpul beberapa kali, aspirasi relawan memang kebanyakan mendukung untuk menjadikan Jokowi sebagai Presiden RI” kata Yustian FM di sela deklarasi dukungan Laskar Biji Kopi di Hall Utama Pusat Perfilman Usmar Ismail, jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan (27/06/2014) .

Acara ini sendiri dihadiri sekitar dua ratusan orang yang semuanya kompak mengenakan baju motif kotak kotak putih. Konsep acara didesain seolah tengah menyaksikan pemutaran film. Kepada undangan diberikan tiket untuk dapat masuk ruangan dan duduk sesuai nomor tiket yang dibagikan.

Selain deklarasi acara juga diisi dengan pemutaran video tentang sejarah Laskar Biji Kopi. Laskar Biji Kopi menurut Yustian siap memberikan suara yang signifikan untuk Jokowi JK di Jakarta.

Gaji Naik 6 Persen, PNS Wajib Lapor Pajak June 11, 2014

Posted by negeribocah in Berita.
Tags: , , ,
add a comment

TRIBUNNEWS.COM,BANGKALAN – Kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 6 persen disertai dengan kebijakan wajib lapor pajak semua PNS mulai dari golongan I hingga golongan IV.

Semua bendahara di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bangkalan dikumpulkan, Rabu (11/6/2014).

“Kami berikan pengarahan dan isntruksi kepada semua bendahara atau penyedia gaji agar melaporkan pajak perorangan di setiap SKPD,” ungkap Sekretaris Daerah Bangkalan Eddy Moeljono.

Ia menjelaskan, penyesuaian gaji pokok ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2014, tentang Perubahan ke-16 atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS.

“Kami minta gaji bulan Juli sudah sesuai dengan ketentuan yang mengatur. Terhitung sejak Januari 2014, penyesuaian laporan gaji sudah harus dibuat hingga maksimal bulan Juli 2014,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BKAD) Bangkalan Ahmat Hafid mengemukakan, penyesuaian gaji pokok sebesar 6 persen itu tidak berlaku untuk anggota DPRD.

“Akibat kenaikan gaji, total anggaran kekurangan gaji sejak Januari sebesar Rp 13 miliar,” singkatnya.

7 butir deklarasi Slank dkk untuk Jokowi June 11, 2014

Posted by negeribocah in MUSIK.
Tags: , , , , , , , , , , ,
add a comment
Slank

Slank

MERDEKA.COM. Grup Band Slank dan sejumlah musisi Indonesia melakukan deklarasi dukungan kepada pasangan Jokowi-JK yang bertajuk Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Rabu (11/6). Dalam acara itu, mereka yang kompak mengenakan baju kotak-kotak menyampaikan tujuh poin deklarasi.

Dibacakan vokalis Slank, Kaka, dan diikuti puluhan orang dari ‘Komunitas Harmoni’, deklarasi berisi:

1. Bersumpah tidak akan menggunakan kekerasan
2. Selalu bekerja keras dengan cara yang benar dan menjauhi segala bentuk kecurangan
3. Bertekad membangun kesetaraan.
4. Berbicara hanya untuk kebenaran.
5. Selalu mengedepankan dialog yang jujur, terbuka, dan bersahabat.
6. Menjaga dan merawat alam dan lingkungan.
7. Meningkatkan potensi manusia untuk kepentingan indonesia sejahtera.

“Revolusi harmoni dimulai dari diri kita sendiri,” kata Kaka yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Dalam kesempatan itu, Manajer Slank, Iffet Shidarta (Bunda Iffet) mengatakan, dukungan kepada pasangan Jokowi-JK karena calon tersebut dinilai mampu membawa perubahan untuk Indonesia.

“Piss, Piss salam 2 jari semuanya. Inilah waktunya kita semua menatap perubahan untuk Indonesia baru bersama Jokowi-JK,” kata Bunda Iffet.

Pantauan merdeka.com, nampak ribuan slanker dan relawan pendukung Jokowi-JK membaur jadi satu. Mereka antusias menghadiri deklarasi dukungan tersebut.

Selain itu, deklarasi dan konser dukungan pasangan Jokowi-JK sendiri menghadirkan seniman dan artis nasional. Di antara yang hadir yaitu Slank, Giring Nidji, musisi kawakan Ian Antono, Fadjroel Rahman, Oppie Andaresta, mantan vocalis Boomerang Roy J Coniah dan Marcello Tahito atau Ello.

Wisudawan Ber-IPK 3,96 Itu Diantar Ayahnya dengan Becak June 11, 2014

Posted by negeribocah in Pendidikan.
Tags: , , , , , , , , ,
add a comment
Raeni menuju Auditorium Unnes untuk mengikuti wisuda diantar oleh Mugiyono, ayahnya, Selasa (10/6)

Raeni menuju Auditorium Unnes untuk mengikuti wisuda diantar oleh Mugiyono, ayahnya, Selasa (10/6)

Perhatian para keluarga wisudawan dan puluhan wartawan langsung tersita pada Raeni, Selasa (10/6). Pasalnya, wisudawan dari Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unnes ini berangkat ke lokasi wisuda dengan kendaraan yang tidak biasa. Penerima beasiswa Bidikmisi ini diantar oleh ayahnya, Mugiyono, menggunakan becak.

Mengapa becak? Ayahanda Raeni memang bekerja sebagai tukang becak yang saban hari mangkal tak jauh dari rumahnya di Kelurahan Langenharjo, Kendal. Pekerjaan itu dilakoni Mugiyono setelah ia berhenti sebagai karyawan di pabrik kayu lapis. Sebagai tukang becak, diakuinya, penghasilannya tak menentu. Sekira Rp10 ribu – Rp 50 ribu. Karena itu, ia juga bekerja sebagai penjaga malam sebuah sekolah dengan gaji Rp450 ribu per bulan.

Meski dari keluarga kurang mampu, Raeni berkali-kali membuktikan keunggulan dan prestasinya. Penerima beasiswa Bidikmisi ini beberapa kali memperoleh indeks prestasi 4. Sempurna. Prestasi itu dipertahankan hingga ia lulus sehingga ia ditetapkan sebagai wisudawan terbaik dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,96. Dia juga menunjukkan tekad baja agar bisa menikmati masa depan yang lebih baik dan membahagiakan keluarganya.

“Selepas lulus sarjana, saya ingin melanjutkan kuliah lagi. Penginnya melanjutkan (kuliah) ke Inggris. Ya, kalau ada beasiswa lagi,” kata gadis yang bercita-cita menjadi guru tersebut.

Tentu saja cita-cita itu didukung ayahandanya. Ia mendukung putri bungsunya itu untuk berkuliah agar bisa menjadi guru sesuai dengan cita-citanya.

“Sebagai orang tua hanya bisa mendukung. Saya rela mengajukan pensiun dini dari perusahaan kayu lapis agar mendapatkan pesangon,” kata pria yang mulai menggenjot becak sejak 2010 itu.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan,apa yang dilakukan Raeni membuktikan tidak ada halangan bagi anak dari keluarga kurang mampu untuk bisa berkuliah dan berprestasi.

“Meski berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang, Raeni tetap bersemangat dan mampu menunjukkan prestasinya. Sampai saat ini Unnes menyediakan 26 persen dari jumlah kursi yang dimilikinya untuk mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Kami sangat bangga dengan apa yang diraih Raeni,” katanya.

Ia bahkan yakin, dalam waktu tak lama lagi akan terjadi kebangkitan kaum dhuafa. “Anak-anak dari keluarga miskin akan segera tampil menjadi kaum terpelajar baru. Mereka akan tampil sebagai eksekutif, intelektual, pengusaha, bahkan pemimpin republik ini,” katanya.

Harapan itu terasa realistis karena jumlah penerima Bidikmisi lebih dari 50.000 per tahun. Unnes sendiri menyalurkan setidaknya 1.850 Bidikmisi setiap tahun.

http://unnes.ac.id/berita/putri-tukang-becak-itu-jadi-wisudawan-terbaik-dengan-ipk-396/

KISAH HIDUP JOKOWI June 7, 2014

Posted by negeribocah in Budaya.
Tags: , , , , , , , , ,
1 comment so far
Jokowi Capres 2014

Jokowi Capres 2014

SANGAT INSPIRATIF : Touching people heart ,Touching people life
Masa kecil Jokowi bukanlah orang yang berkecukupan, bukanlah orang kaya. Ia anak tukang kayu, nama bapaknya Noto Mihardjo, hidupnya amat prihatin, dia besar di sekitar Bantaran Sungai. Ia tau bagaimana rasanya menjadi orang miskin dalam artian yang sebenarnya.

Bapaknya penjual kayu di pinggir jalan, sering juga menggotong kayu gergajian. Ia sering ke pasar, pasar tradisional dan berdagang apa saja waktu kecil. Ia melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana pedagang dikejar-kejar aparat, diusiri tanpa rasa kemanusiaan, pedagang ketakutan untuk berdagang. Ia prihatin, ia merasa sedih kenapa kota tak ramah pada manusia.

Sewaktu SD ia berdagang apa saja untuk dikumpulkan biaya sekolah, ia mandiri sejak kecil tak ingin menyusahkan bapaknya yang tukang kayu itu. Ia mengumpulkan uang receh demi receh dan ia celengi di tabungan ayam yang terbuat dari gerabah. Kadang ia juga mengojek payung, membantu ibu-ibu membawa belanjaan, ia jadi kuli panggul. Sejak kecil ia tau bagaimana susahnya menjadi rakyat, tapi disini ia menemukan sisi kegembiraannya.

Ia sekolah tidak dengan sepeda, tapi jalan kaki. Ia sering melihat suasana kota, di umur 12 tahun dia belajar menggergaji kayu, tangannya pernah terluka saat menggergaji, tapi ia senang dan ia gembira menjalani kehidupan itu, baginya “Luwih becik rengeng-rengeng dodol dawet, tinimbang numpak mercy mbrebes mili”. Keahliannya menggergaji kayu inilah yang kemudian membawanya ingin memahami ilmu tentang kayu.

Lalu ia berangkat ke Yogyakarta, ia diterima di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, jurusan kehutanan. Ia pelajari dengan tekun struktur kayu dan bagaimana pemanfaatannya serta teknologinya. Di masa kuliah ia jalani dengan amat prihatin, karena tak ada biaya hidup yang cukup. Kuliahnya disambi dengan kerja sana sini untuk biaya makan, ia sampai lima kali indekost karena tak mampu biaya kost dan mencari yang lebih murah.

Hidup dengan prihatin membawanya pada situasi disiplin, Jokowi mampu menerjemahkan kehidupan prihatinnya lewat bahasa kemanusiaan, bahwa dalam kondisi susah orang akan menghargai tindakan-tindakan manusiawi, disinilah Jokowi belajar untuk rendah hati.

Setamat kuliah ia tetap menjadi tukang gergaji kayu, tapi ia sudah memiliki wawasan, ia melihat industri kayu berkembang pesat, ia mendalami mebel. Disini ia pertaruhkan segalanya, rumah kecil satu-satunya bapaknya ia jaminkan ke Bank. Dan ia berhasil, ia bukan saja tapi ia juga pengambil resiko yang cerdas, ia berhasil dari sebuah bengkel mebel dengan gedek disamping pasar yang kumuh berhasil dikembangkan. Ia menangis ketika pekerja-pekerjanya bisa makan.

Suatu saat ia kedatangan orang Jerman bernama Micl Romaknan, orang Jerman ini kebetulan tidak membawa grader (ahli nilai) kayu, ia ngobrol dengan Jokowi, kata orang Jerman itu : “Wah, di Jepara saya ketemu orang namanya Joko, baiklah kamu kunamakan saja Djokowi, kan mirip Djokovich” akhirnya terciptalah sebuah nickname Jokowi yang melegenda itu.

Perkembangan bisnisnya bagus, ia dipercaya kerna ia jujur, orang Jerman suka dengan orang yang jujur dan pekerja keras, Jokowi hanya tidur 3 jam sehari, selebihnya adalah kerja. Ia tak pernah makan uang dari memeras atau pungli, ia makan dari keringatnya sendiri. Dengan begitu hidupnya berkah. Jokowi berhasil mengekspor mebel puluhan kontainer dan ia berjalan-jalan di Eropa.

Tidak seperti kebanyakan orang Indonesia yang mengunjungi Eropa dengan cara hura-hura atau foto sana, foto sini tanpa memahami hakikat masyarakatnya. Jokowi di Eropa berpikir reflektif. “Kenapa kota-kota di Eropa, kok sangat manusiawi, sangat tinggi kualitasnya baik kualitas penghargaan terhadap ruang gerak masyarakat sampai dengan kualitas terhadap lingkungan” lama ia merenung ini, akhirnya ia menemukan jawabannya “Ruang Kota dibangun dengan Bahasa Kemanusiaan, Bahasa Kerja dan Bahasa Kejujuran”. Tiga cara itulah yang kemudian dikembangkan setelah ia menduduki jabatan di Solo.

Setelah sukses di bisnis, Jokowi berpikir “Bagaimana ia bisa berterima kasih pada bangsanya” lalu ia mendapatkan jawabannya, bahwa contoh terbaik untuk berterima kasih adalah menjadi pemimpin rakyat yang bertanggung jawab. Lalu ia masuk ke dalam dunia politik dengan seluruh rasa tanggung jawab. Pertanggung jawaban politiknya adalah pertanggungjawaban moral bukan karena ia mencari hidup dalam dunia politik, ia ikhlas dalam bekerja, baginya inilah cara berterima kasih pada bangsanya.

Ia masuk ke dalam dunia politik, awalnya tidak dipercaya, karena sosoknya lebih mirip tukang becak alun-alun kidul tinimbang seorang gagah yang hebat, dalam masyarakat kita, sosok dengan ‘bleger’ yang besar lebih diambil hati ketimbang orang dengan sosok kurus, ceking dan tak berwibawa itulah yang dialami Jokowi, tapi beruntung bagi Jokowi, saat itu masyarakat Solo sedang bosan dengan pemimpin lama yang itu itu saja, mereka mencoba sesuatu yang baru. Akhirnya Jokowi menang tipis.

Masyarakat mempercayainya dan ia menjawabnya dengan “Kerja” ia siang malam bekerja untuk kotanya, ia datangi tanpa lelah rakyatnya, ia resmikan gapura-gapura pinggir jalan, ia hadir pada selamatan-selamatan kecil, ia terus diundang bahkan untuk meresmikan pos ronda sebuah RW sekalipun. Ia bekerja dari akarnya sehingga ia mengerti anatomi masyarakat.

Suatu hari Jokowi didatangi Kepala Satpol PP. Kepala Satpol itu meminta pistol karena ada perintah pemberian senjata dari Mendagri. Jokowi meradang dan menggebrak meja “Gila apa aku menembaki rakyatku sendiri, memukuli rakyatku sendiri…keluar kamu…!!” kepala Satpol PP itupun dipecat dan diganti dengan seorang perempuan, pesan Jokowi pada kepala Satpol PP perempuan itu “Kerjalan dengan bahasa cinta, kerna itu yang diinginkan setiap orang terhadap dirinya, cinta akan membawa pertanggungjawaban, masyarakat akan disiplin sendiri jika ia sudah mengenal bagaimana ia mencintai dirinya, lingkungan dan Tuhan. Dari hal-hal inilah Jokowi membangun kota-nya, membangun Solo dengan bahasa cinta….”.

Apakah di Jakarta ia tak bakalan mampu? banyak yang nyinyir bahwa Solo bukan Jakarta. Tapi apa kata Jokowi “Hidup adalah tantangan, jangan dengarkan omongan orang, yang penting kerja, kerja dan kerja. Kerja akan menghasilkan sesuatu, sementara omongan hanya menghasilkan alasan”

Jokowi berangkat dalam alam paling realistisnya. Kepemimpinan yang realistis, bertanggungjawab dan kredibel. Beruntung Indonesia masih memiliki Jokowi, pada Jokowi : “Merah Putih ada harapan berkibar kembali dengan rasa hormat dan bermartabat sebagai bangsa.

ANTON DH NUGRAHANTO

Kepala Bappenas: Siapapun Presidennya, PR Terbesarnya Subsidi BBM April 12, 2014

Posted by negeribocah in Berita.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Kepala Bappenas: Siapapun Presidennya, PR Terbesarnya Subsidi BBM

Jakarta -Tahun ini Indonesia memasuki babak baru untuk pemilihan Presiden periode 2014-2019. Presiden baru nanti memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR), dan yang terbesar adalah tingginya subsidi BBM.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana menjelaskan, ada dua PR besar yang harus dituntaskan presiden baru, yakni menciptakan stabilitas ekonomi makro dan menyelesaikan ketergantungan Indonesia terhadap subsidi BBM. Hal ini tidak bisa dihindari oleh presiden yang baru.

“Persoalan sama, walaupun presidennya siapa. Itu PR terbesar. Agenda yang harus ditangani adalah stabilitas ekonomi makro dan subsidi energi,” kata Armida saat diskusi di Kantor Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta Pusat, Jumat (11/4/2014).

Untuk subsidi BBM, presiden baru harus berani menghentikan subsidi yang mencapai ratusan triliun ini. Armida menilai, subsidi BBM tidak tepat, karena dinikmati pengguna mobil pribadi. Akibatnya, subsidi terus membengkak karena harga terlalu murah.

“Diberi premium. Dia nggak tepat sasaran. Di mana-mana masa kendaraan pribadi disubsidi. Subsidi itu seharusnya ke kendaraan niaga dan transportasi umum. Ini harus diselesaikan,” sebutnya.

Sementara untuk stabilitas ekonomi makro, presiden yang baru harus menjaga defisit transaksi berjalan atau current account defisit di bawah 2,5%.

“Stabilitas makro itu transaksi berjalan kita kan defisit. Arus dana asing sangat rentan karena ada tapering off (pengurangan stimulus bank sentral) Amerika. Supaya nggak berisiko, transaksi berjalan nggak boleh lebih dari 2%. Begitu dana asing nggak masuk, kita jebol,” jelasnya.

Defisit transaksi berjalan terbesar saat ini disumbang karena impor BBM bersubsidi. Sehingga untuk menyelesaikan ketergantungan terhadap BBM bersubsidi, maka pemerintahan yang baru perlu meningkatkan produksi dan pengolahan minyak di tanah air, dengan jalan membangun kilang minyak baru.

“Investasi kilang dan diversifikasi energi,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Armida menambahkan, meski Presiden baru tidak bisa keluar dari 2 PR besar, namun presiden terpilih juga tidak bisa mengutak-utik program nasional yang telah diatur di dalam undang-undang. Seperti program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Program lainnya yang tidak bisa diganggu adalah program rutin yang ada di Kementerian/Lembaga. Di antaranya perawatan dan peningkatan kapasitas jalan.

“Rutin umpamanya infrastuktur misal maintanance jalan nasional. Itu isitilah preservasi. Peningkatan kapasitas jalan nasional. Itu otomatis. Mau siapa presidennya,” jelasnya.

Ketua KPU: Tidak Ada Alasan Mengulang Pemilihan di Luar Negeri April 9, 2014

Posted by negeribocah in Berita.
Tags: , ,
add a comment

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik menegaskan, tidak ada alasan untuk melakukan pemungutan suara ulang di luar negeri. Menurutnya, partisipasi yang rendah tidak bisa dijadikan alasan untuk melakukan pemilu ulang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik

“Tidak ada alasan pengulangan pemungutan suara karena dihadiri tidak mayoritas pemilih yang terdaftar,” ujar Husni di sela-sela kegiatan pemantauan suara oleh KPU di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (9/4/2014).

Husni mengatakan, KPU sejak tahun lalu sudah melayangkan surat resmi kepada beberapa lembaga yang berhubungan dengan warga negara Indonesia di luar negeri. Namun, kata dia, respons tidak maksimal ketika proses menyusun daftar pemillih itu dilakukan.

Husni menambahkan, menurut perwakilan KPU di luar negeri, tenaga kerja Indonesia memiliki perilaku apabila datang ke negara tempat mereka bekerja, mereka memberitahukan perwakilan Indonesia di luar negeri. Namun, para buruh migran itu tidak memberitahukan lagi ketika mereka pulang ke Indonesia.

Husni menduga ada kemungkinan pemilih-pemilih di luar negeri itu adalah mereka yang baru datang pasca-penetapan daftar pemilih tetap (DPT). Namun, setelah nama-nama tersebut masuk dalam DPT di luar negeri, mereka sudah kembali ke indonesia. “Jadi ini kendala tersendiri,” ujarnya.

Saat ini sejumlah tenaga kerja Indonesia di Hongkong dan Malaysia menuntut pemilihan ulang untuk Pemilu Legislatif 2014. Sementara itu, di Qatar terdapat dugaan penggelembungan jumlah pemilih

Terlalu Pintar, Anak Remaja Ini Diterima di 8 Universitas Terbaik AS April 2, 2014

Posted by negeribocah in Pendidikan.
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
add a comment
Kwasi Enin

Kwasi Enin

Terlalu Pintar, Anak Remaja Ini Diterima di 8 Universitas Terbaik AS

Berusia 17 tahun, Kwasi Enin merasakan hal terbaik dalam hidupnya. Dia baru saja dinyatakan diterima di delapan universitas terbaik yang ada di Amerika Serikat. Sekarang Kwasi pun bingung memilih mana dari delapan universitas itu yang akan dipilihnya.

Delapan universitas terbaik atau dikenal dengan sebutan Ivy League itu adalah Universitas Brown, Columbia, Cornell, Dartmouth, Harvard, Yale, Princeton dan Pennsylvania. Kesuksesannya ini kini tengah menjadi perbincangan di dunia pendidikan AS dan Kwasi pun mendadak menjadi selebriti.

“Aku diterima Yale, aku benar-benar terkejut. Dan kemudian Harvard juga mengirimiku email dan aku pun benar-benar bersyukur,” ujar Kwasi saat diwawancara Reuters di sela-sela mengikuti kesibukan belajar di sekolahnya, William Floyd High School.

Anak remaja yang piawai bernyanyi dan bermain musik ini berhasil mendapatkan nilai rata-rata A saat mengikuti tes masuk universitas SAT. Kwasi yang disebut anak jenius ini sempat menjadi ternding tropic di Twitter dan diundang menjadi bintang tamu acara Good Morning America.

Kini setelah diterima di delapan universitas terbaik di AS, Kwasi harus memutuskan akan memilih kuliah di mana. Dia punya waktu satu bulan untuk memilah-milih universitas terbaik untuknya.

“Aku merasa paling tertarik sekarang ini pada Yale,” katanya. Dia menambahkan Yale menawarkannya beasiswa selama empat tahun penuh. Dia saat ini masih menunggu tawaran keuangan lain dari universitas lain yang menerimanya sebelum membuat keputusan.

Kwasi yang orangtuanya bekerja sebagai perawat berencana sekolah di jurusan kedokteran. “Aku ingin passion pada musik dan medis selalu menjadi bagian dari hidupku kemanapun aku pergi,” kata remaja yang tinggal di Shirley, New York itu

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 81 other followers