Cara Sukses Berbisnis Oleh-oleh
Setiap wilayah, konsep oleh-oleh berbeda-beda dengan karakteristik yang khas, misalnya berupa makanan maupun minuman. Menurut Syamsul Huda, pengusaha oleh-oleh asal Malang, berbisnis oleh-oleh sangat menjanjikan asalkan mengerti strateginya. Segmen pasar oleh-oleh harus dibedakan dengan segmen produk secara umum.
“Kalau produk oleh-oleh kualitasnya harus tinggi, maka harga jualnya juga tinggi, desain harus menarik. Tapi kalau produk lain harganya murah dengan kualitas di bawah (standar),” kata Syamsul
Menurutnya, kelebihan dari bisnis oleh-oleh, produknya pasti dicari banyak orang sehingga pemasarannya relatif mudah. Meskipun biasanya segmen pasar ini hanya terbatas pada wilayah tertentu saja.
Dari sisi variasi produk, segmen pasar oleh-oleh memang mau tidak mau harus memiliki keterbatasan jenis. Produk yang dijual haruslah khas wilayah setempat, karena jika tidak, konsumen akan bingung menentukan produk apa yang pas untuk oleh-oleh.
Namun kondisi semacam seperti ini bukan berarti harus membatasi kreasi seorang pebisnis. Berdasarkan pengalaman Syamsul, untuk mengembangkan usaha, seorang pengusaha produk oleh-oleh harus juga memiliki produk non oleh-oleh untuk segmen pasar umum, dengan konsekuensinya harus bermain di harga yang lebih miring.
Sumber : detikFinance

tidak semudah kelihatannya ya ternyata berbisnis oleh2 khas daerah ini .
harus terus berusaha utk tetap menjaga mutu juga strategi pemasarannya rupanya.
salam
iya bunda
setiap pekerjaan ada ilmu nya yg harus kita pelajari dengan baik dan benar
[...] Tidak percaya? Coba anda tanya siapa Billgates, Lim Soe Liong, Abu Rizal Bakrie, Harry Tanoesudibjo Apakah mereka karyawan??? NO….They are Business Owner [...]